CMMI, Ukuran Kedewasaan Organisasi Software Engineering oleh SEI

orezomi March 20, 2012 0

CMMI, Capability Maturity Model Integration adalah pendekatan improvisasi pengorganisasian proses yang efektif yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kedewasaan sebuah organisasi software engiineering.

Dalam model ini organisasi SE dikategorikan ke dalam level 1 sampai level 5. Untuk beralih ke level yang lebih tinggi, sebuah organisasi harus sudah melakukan pekerjaan di beberapa proses area yang ditentukan.

Ada dua pendekatan yang merepresentasikan level kedewasaan ini yang pertama adalah pendekatan stages dan yang kedua adalah pendekatan continuous. Pendekatan dengan representasi stages menentukan Maturity Level menggunakan Key Process Area untuk menentukan Maturity Level.

LEVEL Process Area
ML-2 (Managed) RSKM Requirements Management
PP ** Project Planning
PMC ** Project Monitoring and Control
SAM ***** Supplier Agreement Management
MA Measurement and Analysis
PPQA Process and Product Quality Assurance
CM Configuration Management
ML-3(Defined) RD Requirements Development
TS Technical Solution
PI Product Integration
VER Verification
VAL Validation
OPF Organizational Process Focus
OPD Organizational Process Definition
OT Organizational Training
IPM * Integrated Project Management
RSKM Risk Management
DAR Decision Analysis and Resolution
ML-4(Quantitifely Managed) OPP Organizational Process Performance
QPM **** Quantitative Project Management
ML-5(Optimizing) OID Organizational Innovation and Deployment
CAR Causal Analysis And Resolution

 

Representasi pendekatan yang kedua adalah pendekatan Continuous yang menentukan Capability Level. Pendekatan ini hanya terfokus pada Process Area tertentu saja, tidak semua PA dijalankan. Namun di setiap PA terdapat Spesific Practice dan Spesific Goals yang berjenjang dan menentukan Capability Level.

Software Engineering Institute