Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Materi Matematika Kelas 8 Semester I Kurikulum 2013 Edisi 2017

Pelajaran Matematika Kelas 8 pada Semester Pertama akan mempelajari tentang Pola Bilangan, Koordinat Kartesius, Relasi & Fungsi, Persamaan Garis Lurus, Serta Sistem Persamaan Linier dengan Dua Variabel. Untuk Semester II, silabus pembelajarannya dapat dilihat di bahasan Materi Matematika Kelas 8 Semester II Kurikulum 2013 Edisi 2017

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak hal yang berhubungan dengan pola bilangan. Misalnya pola penataan rumah, pola penataan kamar hotel, pola penataan kursi dalam suatu stadion, pola nomor buku di perpustakaan, dan lain sebagainya. Dengan memahami pola bilangan, kalian bisa menata banyak hal dengan lebih teratur. Setelah memahami materi tentang pola bilangan, diharapkan kalian akan peka terhadap pola-pola dalam kehidupan di sekitar kalian. Jika kalian pernah mengikuti soal tentang Tes Potensi Akademik, kalian akan melihat banyak soal terkait pola bilangan. Hal itu berarti pola bilangan juga menjadi tolok ukur dalam menentukan kemampuan akademik seseorang. Oleh karena itu, materi pola bilangan ini penting untuk dipahami.

BAB I Pola Bilangan

Dalam bahasan pola bilangan ini terdapat beberapa istilah yang harus diingat yaitu:

  1. Pola, yaitu bentuk atau struktur yang teratur dan tetap.
  2. Barisan Bilangan, yaitu bentuk teratur dari beberapa bilangan sehingga membentuk pola.
  3. Fibonacci, yaitu pola tertentu dari bilangan yang membentuk deret 0,1,1,2,3,5,8,13,21,...

Setelah mempelajari bab ini diharapkan siswa dapat:

  1. Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek.
  2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek.

Pengalaman belajar atau Learning Experience yang didapatkan dari bahasan ini meliputi:

  1. Mengamati pola pada suatu barisan bilangan.
  2. Menentukan suku selanjutnya dari suatu barisan bilangan dengan cara menggeneralisasi pola bilangan sebelumnya.
  3. Menggeneralisasi pola barisan bilangan menjadi suatu persamaan.
  4. Mengenal macam-macam barisan bilangan.

BAB II Koordinat Kartesius

Beberapa istilah yang harus diingat dalam pelajaran ini adalah:

  1. Titik Asal yaitu titik yang menjadi acuan awal dari sistem koordinat.
  2. Sumbu X yaitu garis acuan yang arahnya horizontal atau mendatar.
  3. Sumbu Y yaitu garis acuan yang arahnya vertikal atau tegak.
  4. Garis-garis sejajar yaitu garis garis yang memiliki arah yang sama dan tidak akan pernah bersinggungan.
  5. Garis-garis tegak lurus yaitu garis yang memotong garis yang lain dengan sudut perpotongan 90 derajat.
  6. Garis-garis berpotongan yaitu garis garis yang berbeda arah dan memotong atau bersimpangan antara yang satu dan yang lain.

Setelah mempelajari bab ini, para siswa-siswi diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan kedudukan titik dalam bidang koordinat Kartesius yang dihubungkan dengan masalah kontekstual.
  2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kedudukan titik dalam bidang koordinat Kartesius.

Pengalaman belajar pada bahasan ini adalah:

  1. Menggunakan koordinat Kartesius untuk menentukan posisi:
    1. titik terhadap sumbu-X dan sumbu-Y.
    2. titik terhadap titik asal (0, 0) dan titik tertentu (a, b).
  2. Menggunakan koordinat Kartesius untuk menentukan posisi:
    1. garis yang sejajar dengan sumbu-X dan sumbu-Y.
    2. garis yang berpotongan dengan sumbu-X dan sumbu-Y.
    3. garis yang tegak lurus dengan sumbu-X dan sumbu-Y.

BAB III Relasi dan Fungsi

Istilah-istilah yang perlu dipahami dalam bab ini adalah:

  1. Himpunan, yaitu kumpulan entitas yang bisa berbentuk sekumpulan data, bilangan, dll;
  2. Relasi, yaitu hubungan antar himpunan;
  3. Diagram panah , yaitu diagram yang menunjukkan relasi antar himpunan;
  4. Tabel, yaitu daftar berisi ikhtisar sejumlah (besar) data informasi, biasanya berupa kata-kata dan bilangan yang tersusun secara bersistem, urut ke bawah dalam lajur dan deret tertentu dengan garis pembatas sehingga dapat dengan mudah disimak;
  5. Fungsi, besaran yang berhubungan, jika besaran yang satu berubah, besaran yang lain juga berubah;
  6. Grafik, yaitu gambaran pasang surut suatu keadaan dengan garis atau gambar (tentang turun naiknya hasil, statistik, dan sebagainya);
  7. Himpunan pasangan berurutan , himpunan yang menyatakan hubungan antar 2 himpunan lain dengan urutan yang sama;
  8. Korespondensi satu-satu, relasi antar himpunan dengan satu anggota himpunan A tepat berhubungan dengan satu anggota himpunan B.

Kompetensi yang akan dimiliki oleh siswa siswi setelah mempelajari bab ini adalah siswa siswi akan dapat :

  1. Mendeskripsikan dan menyatakan relasi dan fungsi dengan menggunakan berbagai representasi (kata-kata, tabel, grafik, diagram, dan persamaan).
  2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan relasi dan fungsi dengan menggunakan berbagai representasi.

Learning Experience atau pengalaman belajar dalam bab ini adalah:

  1. Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi.
  2. Mendefinisikan relasi dan fungsi.
  3. Memahami perbedaan antara relasi dan bukan relasi.
  4. Mengamati fungsi dan bukan fungsi.
  5. Memahami bentuk penyajian relasi dan fungsi.
  6. Menggambar grafik fungsi pada koordinat Kartesius.

BAB IV Persamaan Garis Lurus

Daftar istilah pada bab 4 ini adalah:

  1. Persamaan Garis Lurus, yaitu persamaan yang menghasilkan garis lurus pada bidang koordinat;
  2. Grafik, yaitu gambaran pasang surut suatu keadaan dengan garis atau gambar (tentang turun naiknya hasil, statistik, dan sebagainya);
  3. Kemiringan, besar kecilnya sudut perpotongan 2 garis
  4. Titik Potong, yaitu titik dimana 2 garis saling bersinggungan;

Diharapkan setelah mempelajari bab ini para peserta didik dapat:

  1. Menganalisis fungsi linear (sebagai persamaan garis lurus) dan menginterpretasikan grafiknya yang dihubungkan dengan masalah kontekstual
  2. Menyelesaikann masalah kontekstual yang berkaitan dengan linear sebagai persamaan garis lurus

Pengalaman belajar yang diberikan pada bahasan ini meliputi:

  1. Menggambar grafik persamaan garis lurus.
  2. Menentukan gradien garis lurus.
  3. Menentukan persamaan garis lurus.

Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

Daftar Istilah:

  1. Variabel, sesuatu yang dapat berubah; faktor atau unsur yang ikut menentukan perubahan hasil sebuah persamaan.
  2. Linear artinya terletak pada suatu garis lurus

Kompetensi:

  1. Menjelaskan sistem persamaan linear dua variabel dan penyelesaiannya yang dihubungkan dengan masalah kontekstual.
  2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel.

Learning Experiences:

  1. Membuat persamaan linear satu variabel.
  2. Membuat persamaan linear dua variabel.
  3. Menentukan selesaian persamaan persamaan linear dua variabel.
  4. Membuat model matematika dari masalah sehari-hari yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel.
  5. Menyelesaikan masalah nyata yang berkaitan dengan sistem peramaan linear dua variabel.

DOWNLOAD Materi Matematika Kelas 8 Semester I